Kudengar-dengar dari kakak kelasku dulu yang mengargumenkan tentang cerita SMA. Katanya masa2 paling indah adalah masa-masa SMA. Ternyata telah aku buktikan sendiri. Dan berikut ulasanya;
Waktu itu aku lulus dari Mts/SMP, dalam hati bertanya-tanya bagaimana rasanya jadi anak SMA????
Apakah saya mampu dalam menjalaninya? Katanya kan anak SMA tuh pelajaranya sulit-sulit udah gitu, gurunya killer2 waduh gimana yaa rasanya???
Seiring bergantinya hari tibalah saya pertama kalinya memasuki dunia baru, dengan suasana baru, teman baru, tidak ketinggalan juga seragam yang serba baru. Dag dig dug der dengan langkah malu-malu namun dan diselipi rasa penasaran yang belum terjawab juga. Akirnya ku menginjakkan kakiku di halaman sekolah baruku. Karena dalam masa orientasi pastilah dengan ornamen yang tidak wajar dan terlihat begitu unik dan anehnya kami semua.
Bagaimana tidak??? dengan topi dari kerucut, rompi kresek, kaoskaki warna-warni. Sudah gitu dengan tas dari karung beras yang didisain khusus ala kadarnya. Semua murid baru dengan tampilan yang seragam seperti itu semua. Sedikit demi sedikit pertanyaan dalam hati yang menggumpal selama ini molai terjawab. Namanya saja orientasi yah tidak jauh bedalah waktu SMP dulu, terkadang seneng, sedih, malu, boreing, yah gitulah.
Dan setelah orientasi selesai maka kumolailah kehidupan di SMA yang sesungguhnya. Ternyata semua anggapan-anggapan yang ada selama ini salah besar. Ternyata baru satu minggu saja aku mulai KBM sungguh begitu menawan, meskipun sistemya berbeda dengan waktu SMP dulu tapi ini membuat kita semakin dewasa dan mandiri dalam belajar.
Teman-temanya pun demikian, pokoknya beda bangetlah waktu SMP dulu. Katanya see masa-masa puber gitu, alias masa-masa transisi dari remaja menuju kedewasaan. YAh tahu sendiri pastinya kan apa saja yang terjadi.
Yang dulunya SMP pendiem, kini mulai berani sedikit-sedikit ngomong dan akirnya doyan ngoceh, alias Mb’ Well sekali ngomong nggak habis-habis. Ada juga nih yang doyan kasmaran yang tidak bisa lihat cewek maniz dikit atau cowok yang cakepan dikit pingin caper terus bawaanya.
Ada juhga yang jauh-jauhan gara-gara entu tu apalagi coba kalau bukan dari masalah sepele, contohnya cewknya atau cowoknya dideketin ama temannya langsung pengenya berantem melulu. Yah itu see baru sekelumit aja dari kisah yang pernah aku alamin sendiri, kalau di ceritain semua mah seharian belum bakalan rampung ceritanya.
Nah pastilah sobat-sobatku semua yang pernah ngalamin hal serupa kayaknya nggak jauh berbeda dengan apa yang pernah aku alamin, entah dari kota, desa saya kira sama hanya pengalaman saja yang sering membedakan. TIdak tentu yang dari desa tertinggal pengalamanya dan yang dari kota jauh lebih berpengalaman, nyatanya saya sendiri yang berasal dari desa setelah saya bandingkan dengan temen yang sekolahnya di kota juga nggak jauh berbeda, hanya saja lingkungannya.
Kini kulepas sudah Putih Abu-abu untuk selamanya yang tak kan mungkin ku kenakan lagi di ruang dan waktu yang sama. Biyarlah ku simpan cerita di dengan balutan bingkai “Cerita SMA” yang kemudian kusimpan dan ku kenang sampai mati karena selalu ada di dalam hati sanubari.
keren bgt pokoknya.
yo kita ramaikan jagad raya blog dengan makin sering nulis…
tentang apa saja, terutama yg kita sukai…
salam dari Agus Suhanto